SMI dan kegaulan

Jadi kalau SMI memilih pergi, itu salah siapa? Salah gue? Salah temen-temen gue?
Menurut looo?
Kalau dalam mengambil kebijakan sudah sesuai prosedur tapi tetep disalahkan, kalau upayanya efisiensi justru mendapat jegalan, kalau berusaha ‘membersihkan’ dianggap sebagai penentangan, kenapa juga harus tetap di negeri ini. Sementara di belahan dunia lain, dia akan lebih dihargai dan dihormati.
Yang dulu usul SMI mundur, dia sudah akan mundur tuh sekarang. Sana gih diisi posisinya. E tapi ya itu kalau mampu lo ya. Secara getoh, kerja jadi Menteri Keuangan ga gampang. Ngurusin duit negara tu susah tauukk.
Eh saya sudah pantes jadi anak G4O3L dan labil belum sih?




May 5th, 2010 at 12:39 pm
.tenang wen, tenang….nyebut…nyebut….
May 5th, 2010 at 12:40 pm
Bu Sri gak layak digituin sama DPR, lebih bagus di World Bank deh. Dulu Habibie, sekarang SMI. Kapan ya bangsa ini serius menghargai anak bangsa yang potensial?
Btw, aku tetep ndak bisa mbayangin kamu jadi ABG labil wen
May 5th, 2010 at 1:29 pm
wagu wen, waguuuu! *dikeplak*
well, Indonesia ini emang negara penuh ironi *sok dramatis* :p
May 21st, 2010 at 5:22 am
yang sabar sob, mang indonesia dari dulu tetap begini
oh ya salam kenal