December 11, 2008 at 1:55 pm
filed under Heart, Indonesiaku, Opini
Singa tua diplomat Indonesia. Begitu beliau dijuluki. Terlahir pada 4 November 76 tahun silam, beliau mengawali karir di usia 22 tahun sebagai sekretaris kedua KBRI di bangkok (1956-1960), tidak lama sesudah beliau menikah.
Berbagai diplomasi dengan mengatasnamakan Indonesia sudah dilakukannya. Salah satu yang bisa saya ingat adalah upaya beliau dalam mempertahankan Timor Timur tahun 1991 silam. Beliau pula yang menjadi utusan pemerintah dalam kasus Hasan Tiro di mana ketika itu Swedia enggan menyerahkan Hasan Tiro untuk diadili pemerintah Indonesia.
Beliau tidak hanya mewakili Indonesia di kancah internasional melainkan juga sebagai inisiator dan formulator kebijakan politik luar negeri Indonesia. Secara aktif beliau berkontribusi dalam pembentukan Non-Aligned Movement, Group 77, ASEAN, dan APEC.
Beliaulah Ali Alatas. Yang pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri selama tiga tahun di bawah pemerintahan dua presiden. Yang tahun 2005 lalu sempat ikut mendesak dibebaskannya Aung San Suu Kyi. Yang pagi tadi telah tutup usia akibat sakit yang dideritanya.
Selamat jalan Ali Alatas. 
Selamat jalan tokoh diplomat Indonesia.
wennyaulia
ah,,,22 tahun sudah menikah dan memiliki pekerjaan baik
lha saya??
Menik
innalillahi wa inna ilaihi rajiun…
selamat jalan Eyang Ali…
semoga amal dan ibadahmu diterima di sisi Allah SWT.
@ wenny
kenapa ga diwujudkan ?
aNGga Labyrinthâ„¢
Mbak, tau ja berita yang kayak gini mbak
Ukh,,, 22 tahun itu tahun depan….!!!! gimana dong…
unwinged.anang
innalillahi wa inna ilaihi rajiun….
selamat jalan pak!
yodama
Kalah sy dg Pak Ali. Lewat usia 22, belum menggenapkan setengah dien ini.
“Ya Alloh, sesungguhnya Ali Alatas telah berada dalam tanggungan-Mu, dan tali kedekatan dengan-Mu, maka lindungi dia dari siksa kubur dan siksa neraka, karena Engkau Dzat yang memenuhi janji dan benar.”
michaelsiregar
Bah… 22 thn sudah Menikah dan berkarir baik… saya sudah PANGLATU… nggak laku lagi… bagaimana ini…
BTW saya Turut Berduka Cita atas Meninggalnya Beliau yang telah berbuat banyak untuk negeri ini….
edratna
Innalillahi wa inna illaihi rojiun.
semoga amal baik beliau diterima oleh Allah swt. Amien
Jiban
selamat jalan, semoga jasa-jasa mendapat imbalan yang setimpal, bahkan lebih …
langitjiwa
saya,terharu waktu melihat beritanya di salah satu televisi swasta..
Beliau adalah diplomat ulung.
selamat jalan,pak Ali.
trijokobs
hebat 22 tahun sudah di KBRI..
selamat jalan..
semoga diterima amal dan diampuni dosanya.. Amin..
abeeayang
besok musti kawin kamuh!
babeh
usia 22, dulu aku masih mahasiwah, boro2 berkarier…., mendiang memang luar biasa, termasuk tokoh nasional yang disegani….., selamat jalan pak Ali, semoga perjalananmu menghadap sang khaliq, selamat dan lancar…. amin. iya kan wen?
ahsinmuslim
Selamat Jalan Bp Ali Alatas
semoga pengabdianmu untuk negeri ini, melancarkan jalanmu menuju alam keabadian. Amin
abeeayang
kawin sama nikah beda ya wen?
duluan mana?
hidayat
wah pak ali alatas semoga dterima disisinya…
saya pikir weny temen ku…eh mang temen kan??he3x
gus
menteri 4 periode jabatan yang masih tahan hidup sederhana…..jd mrs ikut kehilangan…
abeeayang
pada dasbord, buka atawa klik appearance, pilih extra, centang “show falling snow on my blog” klik perbaharui extra….beres dyeh….
saljunya bakalan turun
nico
wah ini dia salah seorang yang terus berjasa dalam membangun bangsa, kabarnya sebelum meninggal masih sempet mikirin indonesia…
Andika
Dengan berbagai prestasinya, beliau tetap seorang pribadi yang sangat ramah dan humble. Pak Ali akan tetap menjadi diplomat terbaik yang pernah dimiliki bangsa ini.
*Wen, masih inget gw?
Andika
Wen! add me to your blogroll ya!