sa’uplik tentang reksadana

April 11, 2008 at 10:23 pm
filed under Heart, Manajemen

Sebagaimana yang sudah pernah saya tulis di sini, ada yang namanya time value of money. Maksudnya, nilai intrinsik uang akan berkurang seiring jalannya waktu. Faktor yang mempengaruhi biasanya adalah adanya inflasi. Untuk mengatasi hal itulah, muncul yang namanya investasi.

Investasi yang relatif low risk low return adalah reksadana. Menurut UU Pasar Modal No. 8 Tahun 1995 Pasal 1 ayat 27, reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi.

Apa nih kok tiba-tiba ngomongin reksadana?


Huehehe..gak ada apa-apa. Cuma tadi saya abis menyambangi toko buku dan menemukan ada buku “Panduan Singkat dan Praktis Memulai Investasi Reksadana” karangan Nofie Iman. Yang saya tahu, mas Nofie ini seorang bloger juga dan isi blog-nya kebanyakan memang tentang investasi. Berhubung sepertinya menarik, maka saya beli deh tu buku :mrgreen:
Seperti yang sudah ditulis di judulnya, buku ini menjelaskan hal-hal mendasar seputar reksadana. Misalnya, bagaimana reksadana bekerja, apa saja jenis-jenis reksadana, apa saja kelebihan dan kekurangannya, bagaimana memulai berinvestasi reksadana, hingga bagaimana strategi berinvestasi reksadana yang aman dan cukup menguntungkan.

Prinsip kerja reksadana kira-kira begini. Bila kita membeli bagian reksadana tersebut, kita juga memiliki bagian kepemilikan dari investasi tersebut. Artinya, ketika investasi tersebut bertumbuh, dana yang kita tanamkan dalam reksadana tersebut juga akan bertumbuh–begitu pula sebaliknya.

Lalu, bagaimana kita memperoleh untung dari reksadana?
Reksadana melakukannya dengan distribusi pendapatan dan distribusi keuntungan. Distribusi pendapatan dapat berupa pembagian dividen yang diperoleh dari hasil investasi saham atau pendapatan bunga obligasi yang dibayar secara periodik, sedangkan distribusi keuntungan diperoleh ketika reksadana menjual kembali saham atau obligasi yang dimilikinya dengan harga jual di atas harga beli (keuntungan yang diperoleh ini disebut capital gain).

Overall, IMHO, buku ini bagus. Bahasanya jelas dan gampang dimengerti untuk orang cantik seperti saya :oops: Hanya saja, saya telat dapat buku ini. Coba saya punya buku ini dari dulu pas saya masih ambil mata kuliah terkait. Kan belajarnya lebih gampang… :mrgreen:
Kembali lagi soal reksadana, bisa berinvestasi di surat berharga ini merupakan salah satu resolusi 2008 saya. Alasan utamanya adalah tentang time value of money tadi itu. Daripada uang tersebut tergerus inflasi, lebih baik saya tanamkan di tempat lain yang justru bisa bermanfaat untuk membantu mendanai usaha orang lain. Di samping itu, dana yang dibutuhkan untuk memulai tidak terlalu besar–akan tergantung kebijakan manajer investasi. Kalau tidak salah, dengan dana awal satu juta saja udah cukup. Tinggal nanti bagaimana maintenance-nya (misal dengan menambah dana yang ditanamkan rutin tiap bulan sebesar lima ratus ribu rupiah). Dibandingkan dengan saham, risiko yang melekat juga relatif lebih kecil. Walaupun efeknya memang keuntungan yang diperoleh juga akan lebih kecil dibanding saham, saya tetap lebih memilih reksadana. Ya..ya…saya memang lebih suka menghindari risiko :P Memang sih, berinvestasi di reksadana tidak akan terlalu tampak keuntungannya bila hanya sedikit dana yang ditanamkan. Namun, bagi saya, meskipun cuma dapat sedikit, akan lebih baik bila dibandingkan saya taruh di bawah bantal, yang sewaktu-waktu bisa saya ambil buat jajan :lol:
gambar dari sini

4 comments

RSS / trackback

respond

  1. Romy

    on April 11, 2008 at 11:12 pm

    Masih bingung,
    saya tanya om google dulu yah…

    hehe..boleh.. :)

  2. iwany

    on April 12, 2008 at 9:06 am

    #wenny

    boleh dong pinjem bukunya, ehem boleh juga tuh……….
    makasih dah mampir yah di blog sayah …wah gimana tuh bikin icon Y!M ONLINE disamping…widgetsnya

    minjem? beli dunk
    hehehe :D ituh icon doank
    gak bisa nyambung langsung
    saya gak tau gimana cara biar bisa nyambung langsung :(

  3. DJoniE

    on April 14, 2008 at 6:13 pm

    Reksadana tuh makanan apa ya??

    Klo dah ngicipin reksadana, kasih tau ya… apa tau jadi tertarik pingin ngicipi juga :P

    yoilah poknya…. :D

  4. utchanovsky

    on May 26, 2008 at 9:10 pm

    sales reksadana yah :P
    Btw saya lebih prefers ke beliin emas (anjuran nabi)

    bukan sales… :lol: hmm, emas juga pilihan bagus
    cenderung lebih stabil
    juga lebih menarik ketika perekonomian sedang ndak nentu begini

    mau beliin saya emas? :roll: