Penghambat dalam Kinerja

August 24, 2009 at 11:30 pm
filed under Gak Penting, Opini

As written here, there are several challenges faced by top management:

1. Poor Planning (67%). There are frequent changes in priorities and assignments, and things are not well thought out in advance.
2. Difficult People (63%). People are unresponsive, uncooperative, or just plain hard to work with.
3. Lack of Teamwork (61%). People with whom I need to collaborate or coordinate my work do not communicate with me or others as needed.
4. Poor Quality Work (44%). The work I get from others is incomplete, inaccurate, inappropriate, or simply wrong.
5. Work Overload (40%). I have more to do than I can get done in the time available and telling people I am full, unavailable, or can’t do it doesn’t seem to matter.
6. Insufficient Support or Resources (40%). I do not have and do not get the support or resources I need to get my work done.
7. Lateness (39%). I get things late from other people.
8. Other (25%). Any challenge not covered by the above. [People said such things as “poor communication”, “lack of accountability”, “poor management”, and “seniority issues”.]

http://tbn2.google.com/images?q=tbn:RyOqswUNXk630M:http://btwd.bayareabikes.org/userfiles/bicycle-to-work.jpg
Saya memang belum bekerja kantoran. Meski demikian, dari beberapa kali berhubungan dengan orang-orang, saya merasa paling kesulitan ketika bertemu dengan `difficult people`. Orang yang keras, tidak bertanggung jawab, pemalas, tidak punya greget untuk memajukan apa yang sedang dilakukan saat ini, hidup lagi. Sekali dua kali biasanya saya membiarkan. Makin lama kok dia tidak juga sadar, saya akan mengingatkan. Jika masih tidak sadar juga, saya memilih untuk mengerjakan sendiri saja apa yang seharusnya dia kerjakan tapi belum dikerjakan.

Kenapa begitu? Karena saya mau maju. Dan saya tidak suka ada yang menghambat saya maju. Lebih baik dia saya tinggalkan saja.

Ya ya ya, buat yang membaca dan merasa pernah digitukan oleh saya, saya minta maaf. Nganu, saya milih untuk tidak peduli saja, daripada jika saya peduli saya malah anyel sendiri :P

Eh eh, kalau kalian gimana?

3 comments

RSS / trackback

respond

  1. christin

    on August 25, 2009 at 1:55 am

    saya juga gitu e. kadang dianggap arogan kalo ngambil kerjaan tapi ya biarin, lha kalo gak gitu kerjaannya mana slese :D

    hihihi
    saya wes ndak peduli, mbak. wong saya ngambil niatnya biar kerjaan ndang kelar :D

  2. Wempi

    on August 25, 2009 at 8:51 am

    dibiarkan saja, yang penting gak nyenggol gw :D

    itu udah nyenggol banget :((

  3. Andre

    on August 28, 2009 at 3:56 pm

    Hahaha..pernah juga menghadapi orang yang seperti itu..tapi kata orang bijak, kalo kita bisa mengajak orang seperti itu berlari bersama kita, itu artinya kita jauuuhh lebih maju dibandingkan kalo kita tinggalkan loh..

    wew..easy to say, hard to do, isn’t it?