Pegawe Resto nan Lebay

June 3, 2009 at 2:40 am
filed under Heart

Sedang membahas masalah ini dengan teman-teman, seorang teman menimpali dengan bercerita mengenai pengalaman tidak menyenangkannya di sebuah restoran.

Sebut saja R. Apalah arti R. Toh hanya satu huruf dari sekian panjang namanya. Suatu malam, R bersama dengan N (sebut saja begitu) mendatangi sebuah restoran untuk makan malam. Pada umumnya restoran, ada pegawai yang menjaga di pintu dan siap menyambut tamu yang datang. Di restoran ini, pegawai-pegawai yang ada tidak segera bangkit dan menyambut bahkan saat mereka melihat R dan N datang. Satu persepsi buruk mengenai tempat ini.

Bukan menu di resto itu

Bukan menu di resto itu

Ketika R dan N sedang mencari-cari tempat duduk pewe, datang seorang pegawai laki-laki, “hellloooooo, mau dinner ya dek?” (tolong bayangkan pegawai itu berbicara dengan nada lebay). Jujur, ketika R bercerita soal ini, saya ngakak. Bagaimana tidak, geli sekali membayangkan seorang pegawai dengan begitu ekstrimnya menyapa calon konsumen. Dan panggilan “dek”? Oh no… (lmao). Dua persepsi buruk.

“Iya, mas,” Kata temen saya.
“Owh yawdah..duduk di sini aja ya. Sini di sini,” kata masnya dengan agak memaksa.
R dan N pun memutuskan duduk sesuai saran masnya. Masih dengan perasaan tidak enak. Tiga persepsi buruk.

R kemudian bertanya mengenai bacon. Untuk memastikan mereka pakai daging sapi. Dan tanggapan dari si mas,”duh, gimana sih..namanya bacon ya jelas aja babi dong. Masak gitu aja ga tau.” Huahahahahahaha, saya ndak bisa berhenti ngakak jika mengingat cerita itu. Jadi curiga dengan tempat itu, kok ya bisa-bisanya karyawan seperti itu diterima. Empat persepsi buruk.

Mendengar cerita R, saya masih setengah berharap di akhir cerita ada kejutan dari restoran, atau ada candid camera, atau ada voucher makan sepuasnya, atau apalah yang sengaja mereka berikan. Dan siapa tahu memang itu prosedur pelayanan mereka, untuk membuat restoran tersebut berbeda dari restoran-restoran lainnya. Ngerjain konsumen dan kemudian memberi bonus istimewa di akhir :P

Harapan tinggal harapan [halah!]. Tidak ada cerita semacam itu. Yang ada justru persepsi buruk kelima, keenam, ketujuh, dan seterusnya. Tidak ada senyum, harga makanan mahal, mereka shock dengan pelayanan yang diterima hingga tidak bisa mengingat apakah makan di sana enak atau tidak.

Ya ya ya, kualitas suatu jasa memang dinilai dari persepsi konsumen. Karena itu, penting untuk membangun persepsi yang baik mengenai sebuah perusahaan di mata konsumen. Kalau bisnisnya jasa ya berarti pelayanan yang ramah dan helpful dan bukannya lebay dan kasar.

12 comments

RSS / trackback

respond

  1. Chic

    on June 3, 2009 at 10:09 am

    iiiisssssh.. hati-hati di gugat loh Wen.. :lol:

    kan ga ada nama restonya, mbak… :D

  2. GiE

    on June 3, 2009 at 7:02 pm

    Udah pelayanannya nggak propesional, nggak punya nama lagi. Cape deee… :lol:

    Btw, pengennya masuk MTV boiling point itu yaa… Haha… :mrgreen:

    hahaha,,,ya kan siapa tau :P

  3. Top 10 Google

    on June 4, 2009 at 9:47 am

    Owww… jadi yang seperti itu gk usah ditiru, kan bisa di ambil pelajaran, kapok ya?

  4. antown

    on June 4, 2009 at 12:52 pm

    pewe itu posisi wenak kan??

    kalo dulu soalnya disebut pendamping wisuda

    tergantung pas lagi ngebahasnya ngebahas apa, mas…
    pewe pendamping wisuda juga masih berlaku kok
    mo daptar?? sinih..sinih….saya lagi buka lowongan :D

  5. jiwakelana

    on June 6, 2009 at 12:20 am

    duh dinnernya tak berkesan donk…, kasihan temannya.

  6. ZiE

    on June 6, 2009 at 9:49 pm

    Prasangka buruk pun jadi kenyataan ha ha ha….

  7. ceznez

    on June 7, 2009 at 10:04 pm

    ketus amat pelayannya ya?

    untung bukan saya korbannya :D

  8. Kumpulan Resep Masakan

    on June 8, 2009 at 9:38 am

    Walah ada juga ya org seperti itu

    ada domz… biar dunia ini lengkap :D

  9. abee

    on June 9, 2009 at 11:01 pm

    emang pikiran selalu buruk!!
    *dibacok*

    untung bukan ngeres *kalem*

  10. -alle-

    on June 19, 2009 at 11:03 am

    kemarin lusa makan di HW jakal
    yah 11-12 sama yg di atas :|

    *siap2 jumpa di pengadilan*

    cih..ga ajak2

  11. KIP!

    on June 20, 2009 at 12:30 am

    oh my jrot..!!!

    sebegitunya kah..??

    sebagai seorang mantan waiter yang musti memegang teguh prinsip hospitality,, kok tetep gak bisa nerima yak..?? wah,, mencemarkan nama baik waiter neh..!! aku tak suka..!! huhu,, *ikutan lebay mode: ON*

    errr….soal skripsi pegimane tuw bang? (ninja)

  12. KIP!

    on June 22, 2009 at 1:19 am

    heh,, mangsutmu opo..?? huhuhu,,,

    maksud yg mana ya? lanjutkan di pelurek saja yak :mrgreen: