Dari Far Eastern Economic Review edisi November 2005, dibahas empat orang yang telah mengubah Indonesia. Mereka adalah:
1. Mohammad Sadli
Dikenal sebagai anggota inti ‘Mafia Berkeley’, Moh. Sadli telah berada di pemerintahan Soeharto selama sepuluh tahun. Beliau tak lelah mengkampanyekan kebijakan ekonomi yang lebih masuk akal. Posisinya sebagai pembuat kebijakan investasi liberal luar negeri di tahun 1967 dan menteri pertambangan di tahun 1970an, menjadikan beliau dekat dengan komunitas bisnis internasional. Hal ini beliau pergunakan untuk memainkan peran utama dalam mengedukasi dunia internasional mengenai ekonomi politik Indonesia.
2. Boediono
Bapak yang kini menjabat Gubernur BI ini, barangkali merupakan orang yang paling bertanggung jawab (dan berjasa juga) dalam perbaikan stabilitas makroekonomi Indonesia. Saat beliau menyudahi jabatan sebagai Menteri Keuangan pada jaman Megawati, defisit budget ketika itu hanya 1.5% GDP, sebuah pencapaian yang sangat sulit diwujudkan di akhir 1990an. Beberapa orang bahkan menyamakan pencapaian beliau dalam menstabilkan ekonomi negara dengan apa yang telah dilakukan Soeharto pada awal kepemimpinannya, saat hiperinflasi (mencapai 600%) melanda Indonesia.
3. Hadi Soesastro
Barangkali nama beliau ini yang paling jarang disebut-sebut. Hadi Soesastro dulu merupakan executive director dari Center of Strategic and International Studies (CSIS), sebuah badan pengembang milik Indonesia yang paling berpengaruh secara internasional. Meski dianggap memiliki beberapa kekurangan bersama badan yang dibawahinya itu, Hadi Soesastro berjasa membawa Indonesia melalui konferensi-konferensi bermutu di tingkat internasional. Berkat beliau pula, CSIS menerbitkan jurnal berbahasa Inggris terbaik, the Indonesia Quarterly.
4. Thee Kian wie
Thee Kian Wie dikenal secara luas sebagai akademisi terbaik dan terkemuka dalam bidang sosial. Beliau telah menulis dan menjadi editor dari 20 buku dan 70 paper mengenai berbagai bidang, seperti sejarah ekonomi, investasi luar negeri, dan UKM. Semasa ‘pensiun’, beliau menjadi editor jurnal ekonomi utama Indonesia, Economics and Finance in Indonesia. Dengan jejaring ilmiah internasional yang dimilikinya, beliau telah menunjukkan pada kaum muda bagaimana membangun jembatan penghubung menuju komunitas riset global.
Memang, beberapa sosok menunjukkan kontroversi. Keputusan yang diambil bisa jadi berbau politik. Namun, tetap saja penghargaan itu harus diberikan pada beliau-beliau ini. ![]()
Pertanyaan yang kemudian muncul, akankah generasi yang ada sekarang mampu menggantikan bapak-bapak di atas itu dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik lagi? Pasti bisa. Misalnya, yang kebetulan dapat kesempatan menulis di 100 Bloger Berbicara, buat tulisan yang inspiratif agar saya orang lain tergugah untuk mengikuti jejaknya. *melirik pada seseorang ![]()
tapi mereka dalam hal ekonomi yakz?
eh gambarnya ngak keluar, cuman kode2 doang
iya kayaknya,dalam ekonomi semua…
Saya yakin, generasi muda akan lebi hebat dari mereka. Yakin, sangat yakiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin.
Kok saya gak dong ya?intinya mereka berjasa buat ekonomi Indonesia ya?
(Mode Bingung ON)
salam kenal dari Faiz
Karena dari Far Eastern Economic Review edisi November 2005, tentu dari ekonomi semua…….
Yang penting para anak muda sekarang bisa mendapatkan inspirasi dari mereka, dan berbuat lebih baik lagi…..
prestasi ekonomi nya tidak di ragukan..
ada gak yah prestasi akhirat gitu.. ustad mana yang paling banyak berpengaruh membawa indonesia ke arah lebih baik gt..hehe
semoga saya juga bisa ikut di jajaran orang2 itu kelak… amin
Kenapa cuman empat yach.. ??
Cocoknya Pemimpin yang merubah Indonesia..
Islampun berperan dengan teori syariahnya..
menurutku yang memegang ekonomi kita hanya orang berduit and serakah….
just my opinion…
wehh ditunggu 100 Bloger Berbicara-nya
jadi penasaran
mestinya tambahin satu lagi, namanya wempi. hahaha
Ekonom ekonom handal rupanya , tapi apakh mereka juga didikan the mafia berkeley gak ?
pastilah suatu saat ada yang menggantikan nama2 bapak di atas tadi, entah berapa tahun lagi
hehehe…
thx udah mampir ke rumah saya
Generasi muda bisa lebih hebat dari mereka bukan saja (urusan dunia) dibidang ekonomi, dibidang hukum, pemerintahan, urusan akhirat juga bisa, asal punya niat dan kesungguhan
sayah cuma kenal Thee Kian wie
sebenarnya byk yg sdh bisa mengubah negeri ini…tapi….???





* Mengubah negeri yg korup…
* Mengubah negeri yg bisa nego hukum…
* Mengubah negeri yg selalu membuat kebijakan seenaknya…
* Mengubah negeri yg selalu ketergantungan….
* Mengubah negeri yg anggota parlemennya saling beradu jotos…
Tapi saya percaya, akan slalu ada cahaya dlm kegelapan itu….
Salam ,
Menurut saya masih kurang….Bapak dari mereka semua yaitu Bung Hatta, Bapak Ekonomi di Indonesia Hidup Bung Hatta !!!
yang dari kaum blogger ada juga loh… hihihiih….
se7 sama Om Edy…
*nyengir
Karena sektor ekonomi
Saya kira Mar’ie Muhammad & Sri Mulyani juga pantes masuk
Thee Kian Wie nampaknya ngga terlalu populer ya
lbh ngetop Kwik Kian Gie
thanks atas infonya mbak Wen
Masing2 orang mempunyai kemampuan dan Talenta untuk memajukan bangsa Indonesia ini
Jadi, alangkah baiknya jika mulai sekarang di gassss terusss..!!
hmmm..hidayat mungkin besok2 di masa depan..he3x
Siaya bentar lagi masuk yg kelima,..
hwehwehwe,..
ehmm, ntar ada blogger y bs merubah indonesia gak yah mbak wenny? hehe..
wah bang iwan fals gak masuk ya?
yang terbaru dengan oi-nya mampu menghidupi secara riil rakyat lo.
tapi orang kayak gini gak masuk sejarah deh. gak pernah jadi perencana dan penulis ekonomi makro dan bla…bla…lainnya sih.
Untuk no. 1 dan 2 aku memang pernah tahu. Untuk yang no. 3 dan 4, baru dengar. Sayangnya tidak diberi link tautan biografi mereka.
Istilah ‘mengubah Indonesia’ sangat relatif. Mengubah ke arah mana?
Bikin baik atau bikin hancur.
Tabik!
Wah, mbahnya Wenny semua nih..
Doain aja sapa tau nanti diriku bisa masuk jadi yang nomer 5 ya…
nggak ada perempuannya ya…. itu bu sri mulyani juga hebat khan
Hmm…
Mbak Wenny Aulia kok ndak ada?
Padahal calon orang yang akan mengubah Indonesia, kita semua
yang no 3 saya tau, tapi sayangnya di masa skrg CSIS hanya sebagai pengamat saja, harusnya bisa lebih pro aktif lagi memberi masukkan dan menekan pemerintah
saya ingin indonesia lebih sejahtera…
jangan lupa ya kawan no 8 di 2009
Yakhanu lagi kampanye ya ????
he he ..
kampaye…..ye… kalo gitu saya juga mo kampaye.. nih..
hiii sobat..dan sohib… ayo..rame2 mampir ke blog saya… tanpa pungut biaya..dan tanpa rekayasa…
fiisss…..salam damai..
Wah, berdoa aja semoga ada generasi penerusnya
salut buat mbak wenny yg udah sempat memblow-up profile mereka.
terlepas, dr kebijakan mereka (yg baik maupun yg buruk), mereka memang pantas mendapat apresiasi.
Mungkin yang kelima adalah Wenny Aulia.
wah kalau orang ini yang bertanggung jawab sama makro ekonomi Indonesia kenapa juga kok kita seperti jalan di tempat……???yang bolak balik diurusin cuma inflasi , distribusi barang yang mampet…terus sirkulasi uang yang tersentralisasi di Jawa esp. Jakarta…gimana mau membuat daerah puas…ujung2nya disintegrasi deh…..brati kita boleh dong nyalahkan mereka??sorry mbak saya buta ekonomi nih hehehe
tak diragukan lagi, mereka orang2 liberal..jelas aja ga ada prestasinya, mereka semua tuh bekerja untuk kepentingan Amerika bukan untuk rakyat Indonesia..coba tunjukkan kepada saya, apa yang mereka perbuat untuk kepentingan rakyat..? saya ingin bukti yang nyata..