Orang-orang yang Mengubah Indonesia

September 10, 2008 at 11:10 pm
filed under Miscellaneous

zm_5280_7 Dari Far Eastern Economic Review edisi November 2005, dibahas empat orang yang telah mengubah Indonesia. Mereka adalah:

1. Mohammad Sadli

Dikenal sebagai anggota inti ‘Mafia Berkeley’, Moh. Sadli telah berada di pemerintahan Soeharto selama sepuluh tahun. Beliau tak lelah mengkampanyekan kebijakan ekonomi yang lebih masuk akal. Posisinya sebagai pembuat kebijakan investasi liberal luar negeri di tahun 1967 dan menteri pertambangan di tahun 1970an, menjadikan beliau dekat dengan komunitas bisnis internasional. Hal ini beliau pergunakan untuk memainkan peran utama dalam mengedukasi dunia internasional mengenai ekonomi politik Indonesia.

2. Boediono

Bapak yang kini menjabat Gubernur BI ini, barangkali merupakan orang yang paling bertanggung jawab (dan berjasa juga) dalam perbaikan stabilitas makroekonomi Indonesia. Saat beliau menyudahi jabatan sebagai Menteri Keuangan pada jaman Megawati, defisit budget ketika itu hanya 1.5% GDP, sebuah pencapaian yang sangat sulit diwujudkan di akhir 1990an. Beberapa orang bahkan menyamakan pencapaian beliau dalam menstabilkan ekonomi negara dengan apa yang telah dilakukan Soeharto pada awal kepemimpinannya, saat hiperinflasi (mencapai 600%) melanda Indonesia.

3. Hadi Soesastro

Barangkali nama beliau ini yang paling jarang disebut-sebut. Hadi Soesastro dulu merupakan executive director dari Center of Strategic and International Studies (CSIS), sebuah badan pengembang milik Indonesia yang paling berpengaruh secara internasional. Meski dianggap memiliki beberapa kekurangan bersama badan yang dibawahinya itu, Hadi Soesastro berjasa membawa Indonesia melalui konferensi-konferensi bermutu di tingkat internasional. Berkat beliau pula, CSIS menerbitkan jurnal berbahasa Inggris terbaik, the Indonesia Quarterly.

4. Thee Kian wie

Thee Kian Wie dikenal secara luas sebagai akademisi terbaik dan terkemuka dalam bidang sosial. Beliau telah menulis dan menjadi editor dari 20 buku dan 70 paper mengenai berbagai bidang, seperti sejarah ekonomi, investasi luar negeri, dan UKM. Semasa ‘pensiun’, beliau menjadi editor jurnal ekonomi utama Indonesia, Economics and Finance in Indonesia. Dengan jejaring ilmiah internasional yang dimilikinya, beliau telah menunjukkan pada kaum muda bagaimana membangun jembatan penghubung menuju komunitas riset global.

Memang, beberapa sosok menunjukkan kontroversi. Keputusan yang diambil bisa jadi berbau politik. Namun, tetap saja penghargaan itu harus diberikan pada beliau-beliau ini.

Pertanyaan yang kemudian muncul, akankah generasi yang ada sekarang mampu menggantikan bapak-bapak di atas itu dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik lagi? Pasti bisa. Misalnya, yang kebetulan dapat kesempatan menulis di 100 Bloger Berbicara, buat tulisan yang inspiratif agar saya orang lain tergugah untuk mengikuti jejaknya. *melirik pada seseorang

38 comments

RSS / trackback

respond

  1. aRuL

    on September 11, 2008 at 12:00 am

    tapi mereka dalam hal ekonomi yakz? :D eh gambarnya ngak keluar, cuman kode2 doang :)

    iya dari segi ekonomi sih :mrgreen:
    oiya, bener
    waduw,,,big thanks, mas
    itu udah saya benerin
    sekali lagi hatur nuhun yak :)

  2. Agung Mojosari

    on September 11, 2008 at 12:38 am

    iya kayaknya,dalam ekonomi semua… :D

    kan sumbernya dari jurnal ekonomi, mas :mrgreen:

  3. Ersis Warmansyah Abbas

    on September 11, 2008 at 1:36 am

    Saya yakin, generasi muda akan lebi hebat dari mereka. Yakin, sangat yakiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin.

  4. faizmh

    on September 11, 2008 at 1:48 am

    Kok saya gak dong ya?intinya mereka berjasa buat ekonomi Indonesia ya?
    (Mode Bingung ON)
    salam kenal dari Faiz

  5. edratna

    on September 11, 2008 at 5:14 am

    Karena dari Far Eastern Economic Review edisi November 2005, tentu dari ekonomi semua…….
    Yang penting para anak muda sekarang bisa mendapatkan inspirasi dari mereka, dan berbuat lebih baik lagi…..

  6. dimas

    on September 11, 2008 at 5:17 am

    prestasi ekonomi nya tidak di ragukan..
    ada gak yah prestasi akhirat gitu.. ustad mana yang paling banyak berpengaruh membawa indonesia ke arah lebih baik gt..hehe

  7. RuleZ

    on September 11, 2008 at 6:16 am

    semoga saya juga bisa ikut di jajaran orang2 itu kelak… amin

  8. elwara

    on September 11, 2008 at 7:12 am

    Kenapa cuman empat yach.. ??

    Cocoknya Pemimpin yang merubah Indonesia..
    Islampun berperan dengan teori syariahnya.. :)

  9. ma2nn_smile

    on September 11, 2008 at 8:22 am

    :) tapi kan ada banyak lagi ya…
    menurutku yang memegang ekonomi kita hanya orang berduit and serakah….
    just my opinion…

  10. edy

    on September 11, 2008 at 9:14 am

    wehh ditunggu 100 Bloger Berbicara-nya
    jadi penasaran :)

  11. Wempi

    on September 11, 2008 at 9:21 am

    mestinya tambahin satu lagi, namanya wempi. hahaha

  12. Muda Bentara

    on September 11, 2008 at 9:28 am

    Ekonom ekonom handal rupanya , tapi apakh mereka juga didikan the mafia berkeley gak ?

  13. Panda™

    on September 11, 2008 at 9:46 am

    pastilah suatu saat ada yang menggantikan nama2 bapak di atas tadi, entah berapa tahun lagi :D hehehe…

    thx udah mampir ke rumah saya :)

  14. Rita

    on September 11, 2008 at 10:01 am

    Generasi muda bisa lebih hebat dari mereka bukan saja (urusan dunia) dibidang ekonomi, dibidang hukum, pemerintahan, urusan akhirat juga bisa, asal punya niat dan kesungguhan :D

  15. FaNZ

    on September 11, 2008 at 10:19 am

    sayah cuma kenal Thee Kian wie :D

  16. dcamz

    on September 11, 2008 at 11:31 am

    sebenarnya byk yg sdh bisa mengubah negeri ini…tapi….???
    * Mengubah negeri yg korup… :evil: * Mengubah negeri yg bisa nego hukum… :mad: * Mengubah negeri yg selalu membuat kebijakan seenaknya… :shock: * Mengubah negeri yg selalu ketergantungan…. :roll: * Mengubah negeri yg anggota parlemennya saling beradu jotos… :mrgreen: Tapi saya percaya, akan slalu ada cahaya dlm kegelapan itu…. :wink: Salam , :lol:

  17. kusdiyono

    on September 11, 2008 at 12:43 pm

    Menurut saya masih kurang….Bapak dari mereka semua yaitu Bung Hatta, Bapak Ekonomi di Indonesia Hidup Bung Hatta !!!

  18. fenny

    on September 11, 2008 at 12:53 pm

    yang dari kaum blogger ada juga loh… hihihiih….

  19. AngelNdutz

    on September 11, 2008 at 1:20 pm

    se7 sama Om Edy…

    *nyengir

  20. mikekono

    on September 11, 2008 at 5:17 pm

    Karena sektor ekonomi
    Saya kira Mar’ie Muhammad & Sri Mulyani juga pantes masuk
    Thee Kian Wie nampaknya ngga terlalu populer ya
    lbh ngetop Kwik Kian Gie
    thanks atas infonya mbak Wen

  21. Manik

    on September 11, 2008 at 5:56 pm

    Masing2 orang mempunyai kemampuan dan Talenta untuk memajukan bangsa Indonesia ini ;)
    Jadi, alangkah baiknya jika mulai sekarang di gassss terusss..!! :D

  22. hidayat

    on September 11, 2008 at 6:47 pm

    hmmm..hidayat mungkin besok2 di masa depan..he3x

  23. wongbagoes

    on September 11, 2008 at 10:25 pm

    Siaya bentar lagi masuk yg kelima,..
    hwehwehwe,..

  24. fauzansigma

    on September 11, 2008 at 11:13 pm

    ehmm, ntar ada blogger y bs merubah indonesia gak yah mbak wenny? hehe..

  25. ronny

    on September 12, 2008 at 12:57 am

    wah bang iwan fals gak masuk ya?
    yang terbaru dengan oi-nya mampu menghidupi secara riil rakyat lo.
    tapi orang kayak gini gak masuk sejarah deh. gak pernah jadi perencana dan penulis ekonomi makro dan bla…bla…lainnya sih.

  26. Zul ...

    on September 12, 2008 at 4:36 am

    Untuk no. 1 dan 2 aku memang pernah tahu. Untuk yang no. 3 dan 4, baru dengar. Sayangnya tidak diberi link tautan biografi mereka.

    Istilah ‘mengubah Indonesia’ sangat relatif. Mengubah ke arah mana?
    Bikin baik atau bikin hancur.

    Tabik!

  27. DJoniE

    on September 12, 2008 at 6:16 pm

    Wah, mbahnya Wenny semua nih.. :D Doain aja sapa tau nanti diriku bisa masuk jadi yang nomer 5 ya…

  28. Elys Welt

    on September 12, 2008 at 6:47 pm

    nggak ada perempuannya ya…. itu bu sri mulyani juga hebat khan

  29. Ghani Arasyid

    on September 12, 2008 at 10:42 pm

    Hmm…

    Mbak Wenny Aulia kok ndak ada? :roll:
    Padahal calon orang yang akan mengubah Indonesia, kita semua :D

  30. mbah sangkil

    on September 13, 2008 at 8:50 am

    yang no 3 saya tau, tapi sayangnya di masa skrg CSIS hanya sebagai pengamat saja, harusnya bisa lebih pro aktif lagi memberi masukkan dan menekan pemerintah

  31. yakhanu

    on September 13, 2008 at 9:26 am

    saya ingin indonesia lebih sejahtera…
    jangan lupa ya kawan no 8 di 2009

  32. BanNyu

    on September 13, 2008 at 11:19 am

    Yakhanu lagi kampanye ya ????
    he he ..

  33. atmujaymuda

    on September 13, 2008 at 2:16 pm

    kampaye…..ye… kalo gitu saya juga mo kampaye.. nih..

    hiii sobat..dan sohib… ayo..rame2 mampir ke blog saya… tanpa pungut biaya..dan tanpa rekayasa…
    fiisss…..salam damai..

  34. Edi Psw

    on September 13, 2008 at 3:20 pm

    Wah, berdoa aja semoga ada generasi penerusnya

  35. p.herry setyono

    on September 16, 2008 at 2:27 pm

    salut buat mbak wenny yg udah sempat memblow-up profile mereka.

    terlepas, dr kebijakan mereka (yg baik maupun yg buruk), mereka memang pantas mendapat apresiasi.

  36. agungfirmansyah

    on September 16, 2008 at 10:04 pm

    Mungkin yang kelima adalah Wenny Aulia.

  37. bagus

    on September 21, 2008 at 4:56 pm

    wah kalau orang ini yang bertanggung jawab sama makro ekonomi Indonesia kenapa juga kok kita seperti jalan di tempat……???yang bolak balik diurusin cuma inflasi , distribusi barang yang mampet…terus sirkulasi uang yang tersentralisasi di Jawa esp. Jakarta…gimana mau membuat daerah puas…ujung2nya disintegrasi deh…..brati kita boleh dong nyalahkan mereka??sorry mbak saya buta ekonomi nih hehehe

  38. andi

    on April 12, 2009 at 3:15 pm

    tak diragukan lagi, mereka orang2 liberal..jelas aja ga ada prestasinya, mereka semua tuh bekerja untuk kepentingan Amerika bukan untuk rakyat Indonesia..coba tunjukkan kepada saya, apa yang mereka perbuat untuk kepentingan rakyat..? saya ingin bukti yang nyata..