October 28, 2008 at 9:17 am
filed under Miscellaneous, Opini
Hmm, sesudah kasus melamin China, kini menyusul tetangganya, Jepang. Menurut BBC, terdapat dua perusahaan pembuat mie yang terbesar di Jepang (yang besar perusahaannya, bukan mie-nya
) yang menemukan ‘barang aneh’ di produknya.
Yang pertama adalah Nissin, yang menemukan adanya insektisida dalam mie instan mereka. Mereka menarik 500.000 mie hasil produksinya sesudah terdapat laporan seorang wanita yang sakit karena mengkonsumsi mie Nissin yang ternyata mangkuknya mengandung penolak serangga.
Kemudian, ada Myojo, perusahaan mie di Jepang juga, yang menemukan kandungan yang sama dalam dua mangkuk mienya.
Untuk antisipasi, perusahaan Jepang memperingatkan konsumen untuk tidak mengkonsumsi mie yang berbau aneh atau berasal dari bungkus yang sudah rusak.
Dalam hal ini, menurut saya Jepang lebih cepat tanggap. Walaupun yang melaporkan keluhan hanya sepersekian persen dari total penjualan yang pernah terjadi, mereka langsung menarik produknya dari pasaran. Padahal, mungkin saja kandungan insektisida dalam mangkuk mie tersebut bukan murni karena kontrol kualitas yang kurang baik.
Kok tiba-tiba teringat kasus makanan sisa hotel yang beredar di pasar-pasar tradisional ya…
David Pangaribuan
Hallo Wen, gawat ya dimana saat ini ancaman yang terjadi “luar dan dalam”
1. Krisis Global > PHK mengancam dan Kemerosotan nilai tukar Rupiah
2. Makanan dan Minuman yang mengandung racun mematikan (Melamin, Aspharme dan sekarang lagi ada Insektisida)
Tidak ada lagi yang aman, emang kita harus kembali bact to nature deh, Save our family and our nex Generation.
Otoritas pemerintahan dan hukum harus bertindak tegas dan tanpa pilih bulu.
Salam
zoel
wah sekarang lagi musim nich makanan yang aneh aneh,,,, telur palsu, nich mie juga ikutan
djonie
Waduh,, mo makan apa ya sekarang.. Makan aja susah sekarang.. Banyak racun aneh2..
trijokobs
ck. ck ck..
gimana nih.. kok pada kasar amat nyari duitnya..
jangan2 emang bener ya.. ini dlm rangka mengurangi jumlah penduduk..
*kemarin denger isuenya
adams
yang penting adalah cepat tanggapnya produsen dan pemerintah setempat agar tidak menimbulkan keresahan konsumen
Elys Welt
setuju sama komentarnya Adams
pemerintahan di sini juga begitu, cepat tanggap
Wempi
cepat tanggap itu yang penting
masDan
Hebat si Jepang, Ada Produk yang Berbahaya langsung ditarik, Benar Benar Menjaga Kwalitas… Aji no Motto itu Jepang Juga Ya …… Dulu Kayaknya Juga Pernah Kena Kasus…
tren di bandung
sumpah pemuda 2008
saya tidak akan buang sumpah sembarangan
itu sih sampah!!!
oiya yah…
http://trendibandung.wordpress.com/2008/10/28/pemuda-cepatlah-dewasa-dan-segeralah-berkuasa/
Abeeayang™
produk indonesia juga ada yang ditarik dari AS khan?
Cabe Rawit
Gak suka Mie… ane sukanya emih…
ya mbak, beda sekali ama BPOM yang malah suka terkesan menutuf-nutufi, lebih farah dari sekedar kurang tanggaf. Mungkin karena alasan politis, takut ini dan itu mungkin…
yoki
di jepang aja ada kasus bgini.. apalagi indonesia .. jgn2..??? mudah2an pada sigap deh BPOM