Lomba Desain Poster

March 7th, 2009 § 16 comments § permalink

Membantu menginfokan… :)

LATAR BELAKANG.

Pameran DEEP Indonesia 2009 adalah sebuah pameran internasional yang memamerkan perkembangan aktivitas selam, wisata petualangan dan olah raga air di Indonesia, yang akan diselenggarakan mulai tanggal 27-29 Maret 2009 di Hall A, Jakarta Convention Center.

DEEP Indonesia 2009 memiliki sasaran untuk mempromosikan industri wisata bahari melalui kegiatan selam, olah raga perairan dan wisata petualangan sekaligus mengajak masyarakat untuk mencintai laut dan sumber daya kelautan. Salah satu tujuan dari pameran DEEP Indonesia 2009 adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap konservasi lingkungan hidup terutama lingkungan hidup kelautan dan sumber daya kelautan. Tujuan inilah yang menjadi dasar dari diselenggarakannya Lomba Desain Poster Digital oleh PT. Exhibition Network Indonesia, sebagai penyelenggara pameran bekerjasama dengan Coremap II, sebuah lembaga rehabilitas terumbu karang di bawah Departemen Kelautan & Perikanan. » Read the rest of this entry «

Iklan Partai

February 17th, 2009 § 22 comments § permalink

Kota di berbagai wilayah di Indonesia saat ini sedang banyak ditumbuhi pohon. Bukan pohon yang hijau itu. Melainkan pohon-pohon bambu berbendera bergambar berbagai partai. Memang unik bicara calon-calon legislatif pada periode ini. Mulai dari aksi kampanye (foto, puisi, slogan), iklan di TV, aliran kas di masyarakat yang cukup besar itu hingga calonnya itu sendiri yang beraneka latar belakang.

Sudah banyak yang berucap sekarang buanyak sekali pilihan caleg untuk dicontreng. Saking banyaknya, masyarakat bingung. Saking banyaknya juga, antar caleg dari partai yang sama harus saling beradu. Ah, lieur…

Yang belakangan merebak adalah kasus iklan PKS yang dinilai tidak etis. Iklan tersebut memanfaatkan momen panas antara kubu SBY dengan Mega. Dalam iklan tersebut ditunjukkan potongan-potongan berita media terkait sindiran-sindiran dari dua kubu itu.

» Read the rest of this entry «

anak dan peradaban

January 21st, 2009 § 30 comments § permalink

meminjam perkataan Dorothy Law Nolte.

jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki.
jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar menentang.
jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri.
jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar jadi penyabar.
jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri.
jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai.
jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia akan terbiasa berpendirian.

tiba-tiba terlintas saja dalam pikiran. bagaimana dengan anak-anak gaza itu? atau anak manapunlah yang mereka hidup di lingkungan perang. anak aceh. anak timor timur. anak vietnam. anak manapun. mereka berhadapan dengan permusuhan. dan jauh dari terwujudnya toleransi. jika boleh memilih, mereka mungkin akan meminta dilahirkan di tengah keluarga yang harmonis dan bahagia. di tengah masyarakat yang damai sentausa. di tengah kehidupan bernegara yang serba tertib terjaga. ah…

mengamini perkataan Nolte, teori tabularasa menyebut anak-anak ibarat kertas putih berselaput lilin (entah mengapa musti berselaput lilin). mereka masih polos, putih, dan bersih. mau jadi apa kelak mereka akan sangat ditentukan oleh peradaban yang membentuknya.

teringat film ‘Pay It Forward’. kisah tentang seorang anak, yang bermula dari mendapat tugas sekolah dari gurunya, ingin melakukan sesuatu untuk mengubah dunia. maka ia mengusulkan satu program yang ia beri nama ‘pay it forward’. berbuat kebaikan yang bagi si pelaku cukup besar dan sulit kepada tiga orang. tiga orang ini kemudian meneruskan pada tiga orang lainnya. begitu seterusnya. ide yang nampak sederhana tapi ternyata memang berhasil. mungkinkah program demikian berjalan di indonesia?

kembali ke masalah dua teori di atas. soal perang yang sedang dan sudah terjadi, saya pribadi memilih untuk mengimani. karena saya yakin semua yang terjadi ini sudah atas ijin Tuhan. justru terbersit dambaan dalam hati saya untuk membangun peradaban yang baik bagi generasi mendatang. dengan mencontoh cara ‘pay it forward,’ mungkin. semata hanya untuk menciptakan lingkungan yang jauh dari cemoohan, dan penuh akan toleransi, dorongan, pujian, kasih sayang serta persahabatan. melukis kata perdamaian besar-besar di dalamnya. agar emosi dan egoisme terpatri jauh dari diri anak-anak. anak-anak manapun.

*habis menghadiri akikahan seorang anak yang bukan anak saya dan terharu dengan doa yang diucap bapaknya :mrgreen:

Beliau dan Kantung Matanya

December 16th, 2008 § 14 comments § permalink

Uhm, pas lagi browsing, ndak sengaja nemu artikel ini.
» Read the rest of this entry «

Selamat Jalan Diplomat Indonesia

December 11th, 2008 § 20 comments § permalink

Singa tua diplomat Indonesia. Begitu beliau dijuluki. Terlahir pada 4 November 76 tahun silam, beliau mengawali karir di usia 22 tahun sebagai sekretaris kedua KBRI di bangkok (1956-1960), tidak lama sesudah beliau menikah.

Berbagai diplomasi dengan mengatasnamakan Indonesia sudah dilakukannya. Salah satu yang bisa saya ingat adalah upaya beliau dalam mempertahankan Timor Timur tahun 1991 silam. Beliau pula yang menjadi utusan pemerintah dalam kasus Hasan Tiro di mana ketika itu Swedia enggan menyerahkan Hasan Tiro untuk diadili pemerintah Indonesia.

Beliau tidak hanya mewakili Indonesia di kancah internasional melainkan juga sebagai inisiator dan formulator kebijakan politik luar negeri Indonesia. Secara aktif beliau berkontribusi dalam pembentukan Non-Aligned Movement, Group 77, ASEAN, dan APEC.

Beliaulah Ali Alatas. Yang pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri selama tiga tahun di bawah pemerintahan dua presiden. Yang tahun 2005 lalu sempat ikut mendesak dibebaskannya Aung San Suu Kyi. Yang pagi tadi telah tutup usia akibat sakit yang dideritanya.

Selamat jalan Ali Alatas.
Selamat jalan tokoh diplomat Indonesia.

Sekilas Berita

November 27th, 2008 § 28 comments § permalink

Baca di sini. Baca di sana. Ada-ada saja yang terjadi di Indonesia. dan juga di dunia.

Kemenangan telak Barack Obama selaku Presiden Amerika Serikat tidak sehebat kemenangan SBY-JK pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2004.

Begitu kata JK di Kompas.com. Uhm, does it mean sumethin’? As long as there are so many people in hunger, I don’t think that it is such an achievement. Muup, no offense lho, pak JK.
» Read the rest of this entry «

Adam Malik = anggota CIA?

November 27th, 2008 § 8 comments § permalink

Di antara kasak-kusuk dugaan Adam Malik sebagai anggota CIA di tahun 1964, saya menemukan artikel sangat bagus di sini.

Salah satu pernyataannya bahwa:

Begitulah….setiap yang disentuh akan langsung diberi label yang berkonotasi negatif. Mengapa demikian? Hal ini sangat sederhana karena masyarakat Indonesia masih belum memahami makna dibalik setiap interaksi yang “HARUS” dilakukan demi Indonesia Raya.

cukup menggugah. Benar juga, terkadang kita masih menggeneralisir suatu paham sebagai yang negatif. Padahal ya belum tentu juga…

Ah it’s just my two cents :mrgreen:

Ngayogjazz…

November 13th, 2008 § 27 comments § permalink

Memainkan musik jazz dengan simpel dan spontan di tengah-tengah interaksi sosial masyarakat, di tengah-tengah pemukiman dan di sela-sela penduduk berkegiatan sehari-hari. Begitulah konsep yang diusung Ngayogjazz yang sudah digelar pada 2007 dan akan digelar lagi tahun 2008 ini. Semua orang yang hadir akan dilibatkan dalam berbagai permainan jazz yang cair dan penuh improvisasi. Banyak permainan yang tak terduga akibat interaksi antar pemain alat musik maupun dengan “pemain-pemain” yang secara konvensional disebut penonton. Kejadian begini terjadi ketika permainan musik jazz muncul di benua Amerika. Jazz memang tidak muncul berupa pertunjukan, tetapi berupa permainan bersama.
» Read the rest of this entry «

Menjelang 10 November

November 9th, 2008 § 22 comments § permalink

Enam puluh tiga tahun yang lalu, kota Hiroshima dan Nagasaki (Jepang) dijatuhi bom atom oleh Amerika Serikat. Akibat dari peristiwa tersebut, Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada Agustus 1945. Kemudian, tepat pada 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya dengan diwakili oleh Soekarno. Peristiwa proklamasi tersebut kemudian diikuti dengan pertempuran-pertempuran lain di berbagai daerah di Indonesia dengan tujuan mengusir para penjajah dari bumi Indonesia.
» Read the rest of this entry «