Archive for the ‘Heart’ Category

Menerima Penolakan

Sunday, June 27th, 2010

“Yet ah! why should they know their fate?
Since sorrow never comes too late,
And happiness too swiftly flies.
Thought would destroy their paradise.
No more; where ignorance is bliss,
‘Tis folly to be wise.” ~ Thomas Gray

Have you ever been rejected on your appliance? Have you ever been ignored by the one you love? When you demanding something, has your parents didn’t fulfil what you want?
I did.
Was it hurt?
Of course. (more…)

SMI dan kegaulan

Wednesday, May 5th, 2010


Jadi kalau SMI memilih pergi, itu salah siapa? Salah gue? Salah temen-temen gue?

Menurut looo?
Kalau dalam mengambil kebijakan sudah sesuai prosedur tapi tetep disalahkan, kalau upayanya efisiensi justru mendapat jegalan, kalau berusaha ‘membersihkan’ dianggap sebagai penentangan, kenapa juga harus tetap di negeri ini. Sementara di belahan dunia lain, dia akan lebih dihargai dan dihormati.

Yang dulu usul SMI mundur, dia sudah akan mundur tuh sekarang. Sana gih diisi posisinya. E tapi ya itu kalau mampu lo ya. Secara getoh, kerja jadi Menteri Keuangan ga gampang. Ngurusin duit negara tu susah tauukk.

Eh saya sudah pantes jadi anak G4O3L dan labil belum sih? :)

Ah Jakarta!

Friday, April 30th, 2010

Satu hal yang mengganjal di benak saya mengenai kota ini adalah tentang toleransi. Berulang kali saya mendapati ibu hamil atau orang tua sulit mendapatkan tempat duduk di kendaraan umum, kecuali kenek bus yang meminta penumpang untuk memberikan tempat duduk pada ibu hamil atau orang tua tersebut. Banyak dari penumpang yang tahu tapi tidak mau tahu. Atau tahu dan kemudian pura-pura tidak tahu. Walaupun tentu saja, tidak semua penumpang seperti itu.
(more…)

Oportunisme

Wednesday, April 21st, 2010

“Aku mungkin bukan lagi seorang idealis, melainkan seorang realis yang pahit.” ~ Soe Hok Gie

Saya dulu idealis. Demi diterima di tempat saya bekerja sekarang, saya ‘menjual diri’ dengan kata-kata mulia. Ingin membantu membangun negara. Saya dulu tidak bohong ketika berujar itu. Tapi sekarang, saya jadi tidak yakin sendiri dengan apa yang dulu saya ucapkan.
(more…)

Ghost Writer Review: Spoiler Dimana-mana

Sunday, April 18th, 2010

Film itu seperti terapi bagi saya. Makanya, pindah ke kota ini membuat saya terpuaskan. Ndak perlu lagi ngantri tiket dari jam 9-padahal-bioskopnya-buka-jam-11.30 demi nonton film-film canggih itu.

null
(more…)

QOTD

Monday, March 8th, 2010

Our deepest fear is not that we are inadequate.
Our deepest fear is that we are powerful beyond measure.
We ask ourselves ‘who am I to be brilliant, gorgeous, talented and fabulous?’
Actualy, who are you not to be?
We were born to make manifest
the glory of God that is within us.
And as we let our own light shine,
We unconsciously give other people permission to do the same.~akeelah and the bee

Bapak, who always teach me how to live and stay alive, who always make me sure that I can do anything I want, get well soon yah. Love u a lot ;)

Biennale Anak 2009

Tuesday, January 19th, 2010

Setelah ajang Biennale X pada tanggal 10 Desember 2009-10 Januari 2010 lalu, masyarakat Jogja kembali berkesempatan menikmati pameran seni budaya yang bertajuk Biennale Anak Jogja 2009. Sesuai dengan namanya, acara ini memang ditujukan untuk mengenalkan seni dan kreativitas pada anak-anak.

Berbagai acara digelar, seperti pameran lukisan, nonton bioskop gratis khusus anak, karnaval, seminar, dan juga talkshow. Central point dari acara ini adalah Ceria Wonderland. Dari yang saya pahami, konsepnya mirip seperti Kidzania. Tiap anak yang ingin berpartisipasi diharuskan membawa barang bekas dari rumah untuk kemudian ditukar dengan uang dolanan (kalau tidak salah, di media-media ditulis uang dolanan bisa didapat dengan membeli pakai uang riil) (more…)

Ayah…

Saturday, December 5th, 2009

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja di perantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya akan sering merasa kangen sekali dengan sang Ibu

Lalu bagaimana dengan Ayah?
father
Mungkin karena Ibu lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari kamu akan merasa kehilangan sekalinya beliau tidak menelepon,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Ayah-lah yang mengingatkan Ibu untuk menelponmu?
(more…)

Selamat Jalan Burung Merak

Friday, August 7th, 2009

Kabar malam ini yang mengusik saya hingga menggerakkan tangan ini untuk login kembali di blog. WS Rendra wafat.

Tak menyangka. Budayawan besar itu. Dua hari setelah kematian Mbah Surip. Innalillahi wa inna ilaihi rooji’un. Segalanya adalah milik Allah dan kepada-Nya lah kita akan kembali.

Saya bukan seniman. Bukan pula penyair. Saya hanya tahu, WS Rendra sangat layak diperhitungkan. Kursor bergerak. Susunan huruf `WS Rendra` tercetak. Yap,,saya gugling dan menemukan satu sajak bagus dari beliau. (more…)

Suramadu: Malangnya Nasibmu

Thursday, June 18th, 2009

Jangan salahkan petinggi negara ketika dianggap tak becus menghadapi permasalahan endonesa. Jangan salahkan orang di dapuk pemerintahan ketika masalah-masalah tak hentinya membelit endonesa. mari kita berkaca saja.

ugh, maaf malah jadi menggurui. ini sebenarnya soal malunya saya melihat berita ini. konon, jembatan yang diperkirakan akan sanggup bertahan sekitar 100 tahun dan jembatan yang baru seminggu lalu diresmikan, sudah dipreteli. empat puluh enam lampu bentang utama hilang. mur penyangga pagar besi juga telah lenyap. dan soal goresan pisau? ah,,sudahlah. (more…)