Oleh-oleh dari Malang

July 19th, 2011 § 2 comments § permalink

Tanggal 9 Juli yang lalu, kebetulan salah satu sahabat saya menikah. Acaranya dilangsungkan di Malang. Kebetulannya lagi karena saya pusing dengan kerjaan, ambil sekalian cuti sehari di sana. Ini cerita selama di sana, berikut banyak gambar :P

Hari 1
Tiket Jakarta-Malang moahal. Akhirnya, kami beli tiket Jakarta – Surabaya, lanjut travel ke Malang dengan naik Silver Travel Surabaya – Malang seharga 70rb, perjalanan hanya sekitar 1,5 jam karena udah lewat tengah malam :D
» Read the rest of this entry «

We are (still) friend

May 25th, 2011 § 1 comment § permalink

Keep smiling, keep shining
Knowing you can always count on me, for sure
That’s what friends are for
For good times and bad times
I’ll be on your side forever more
That’s what friends are for
(That’s what friends are for ~ Elton John)
» Read the rest of this entry «

Menerima Penolakan

June 27th, 2010 § 2 comments § permalink

“Yet ah! why should they know their fate?
Since sorrow never comes too late,
And happiness too swiftly flies.
Thought would destroy their paradise.
No more; where ignorance is bliss,
‘Tis folly to be wise.” ~ Thomas Gray

Have you ever been rejected on your appliance? Have you ever been ignored by the one you love? When you demanding something, has your parents didn’t fulfil what you want?
I did.
Was it hurt?
Of course. » Read the rest of this entry «

SMI dan kegaulan

May 5th, 2010 § 4 comments § permalink


Jadi kalau SMI memilih pergi, itu salah siapa? Salah gue? Salah temen-temen gue?

Menurut looo?
Kalau dalam mengambil kebijakan sudah sesuai prosedur tapi tetep disalahkan, kalau upayanya efisiensi justru mendapat jegalan, kalau berusaha ‘membersihkan’ dianggap sebagai penentangan, kenapa juga harus tetap di negeri ini. Sementara di belahan dunia lain, dia akan lebih dihargai dan dihormati.

Yang dulu usul SMI mundur, dia sudah akan mundur tuh sekarang. Sana gih diisi posisinya. E tapi ya itu kalau mampu lo ya. Secara getoh, kerja jadi Menteri Keuangan ga gampang. Ngurusin duit negara tu susah tauukk.

Eh saya sudah pantes jadi anak G4O3L dan labil belum sih? :)

Ah Jakarta!

April 30th, 2010 § 7 comments § permalink

Satu hal yang mengganjal di benak saya mengenai kota ini adalah tentang toleransi. Berulang kali saya mendapati ibu hamil atau orang tua sulit mendapatkan tempat duduk di kendaraan umum, kecuali kenek bus yang meminta penumpang untuk memberikan tempat duduk pada ibu hamil atau orang tua tersebut. Banyak dari penumpang yang tahu tapi tidak mau tahu. Atau tahu dan kemudian pura-pura tidak tahu. Walaupun tentu saja, tidak semua penumpang seperti itu.
» Read the rest of this entry «

Oportunisme

April 21st, 2010 § 4 comments § permalink

“Aku mungkin bukan lagi seorang idealis, melainkan seorang realis yang pahit.” ~ Soe Hok Gie

Saya dulu idealis. Demi diterima di tempat saya bekerja sekarang, saya ‘menjual diri’ dengan kata-kata mulia. Ingin membantu membangun negara. Saya dulu tidak bohong ketika berujar itu. Tapi sekarang, saya jadi tidak yakin sendiri dengan apa yang dulu saya ucapkan.
» Read the rest of this entry «

Ghost Writer Review: Spoiler Dimana-mana

April 18th, 2010 § 0 comments § permalink

Film itu seperti terapi bagi saya. Makanya, pindah ke kota ini membuat saya terpuaskan. Ndak perlu lagi ngantri tiket dari jam 9-padahal-bioskopnya-buka-jam-11.30 demi nonton film-film canggih itu.

null
» Read the rest of this entry «

QOTD

March 8th, 2010 § 4 comments § permalink

Our deepest fear is not that we are inadequate.
Our deepest fear is that we are powerful beyond measure.
We ask ourselves ‘who am I to be brilliant, gorgeous, talented and fabulous?’
Actualy, who are you not to be?
We were born to make manifest
the glory of God that is within us.
And as we let our own light shine,
We unconsciously give other people permission to do the same.~akeelah and the bee

Bapak, who always teach me how to live and stay alive, who always make me sure that I can do anything I want, get well soon yah. Love u a lot ;)

Biennale Anak 2009

January 19th, 2010 § 1 comment § permalink

Setelah ajang Biennale X pada tanggal 10 Desember 2009-10 Januari 2010 lalu, masyarakat Jogja kembali berkesempatan menikmati pameran seni budaya yang bertajuk Biennale Anak Jogja 2009. Sesuai dengan namanya, acara ini memang ditujukan untuk mengenalkan seni dan kreativitas pada anak-anak.

Berbagai acara digelar, seperti pameran lukisan, nonton bioskop gratis khusus anak, karnaval, seminar, dan juga talkshow. Central point dari acara ini adalah Ceria Wonderland. Dari yang saya pahami, konsepnya mirip seperti Kidzania. Tiap anak yang ingin berpartisipasi diharuskan membawa barang bekas dari rumah untuk kemudian ditukar dengan uang dolanan (kalau tidak salah, di media-media ditulis uang dolanan bisa didapat dengan membeli pakai uang riil) » Read the rest of this entry «

Ayah…

December 5th, 2009 § 4 comments § permalink

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja di perantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya akan sering merasa kangen sekali dengan sang Ibu

Lalu bagaimana dengan Ayah?
father
Mungkin karena Ibu lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari kamu akan merasa kehilangan sekalinya beliau tidak menelepon,
tapi tahukah kamu, jika ternyata Ayah-lah yang mengingatkan Ibu untuk menelponmu?
» Read the rest of this entry «