Biennale Anak 2009
Setelah ajang Biennale X pada tanggal 10 Desember 2009-10 Januari 2010 lalu, masyarakat Jogja kembali berkesempatan menikmati pameran seni budaya yang bertajuk Biennale Anak Jogja 2009. Sesuai dengan namanya, acara ini memang ditujukan untuk mengenalkan seni dan kreativitas pada anak-anak.
Berbagai acara digelar, seperti pameran lukisan, nonton bioskop gratis khusus anak, karnaval, seminar, dan juga talkshow. Central point dari acara ini adalah Ceria Wonderland. Dari yang saya pahami, konsepnya mirip seperti Kidzania. Tiap anak yang ingin berpartisipasi diharuskan membawa barang bekas dari rumah untuk kemudian ditukar dengan uang dolanan (kalau tidak salah, di media-media ditulis uang dolanan bisa didapat dengan membeli pakai uang riil). Akan ada panitia yang menaksir nilai barang bekas tersebut jika ditukarkan dengan uang. Sesudah itu, si anak dapat masuk ke arena yang berisi toko-toko, workshop, flying fox (eh bener ada ini ga ya), taman pasir, dll. Jika si anak kehabisan uang, mereka dapat mencari uang dengan cara berpartisipasi aktif di workshop tersebut. FYI, orang dewasa tidak diijinkan masuk ke arena Ceria Wonderland.




Mungkin karena baru pertama kali digelar, acara ini masih ada kekurangan di beberapa hal. Agenda acara di hari saya kesana kemarin tidak sama dengan yang ada di fesbuk. Biennale ini juga meliputi beragam acara. Sayangnya, panitia kurang ‘beredar’ jadi bingung juga mau tanya ke mana.
Namun, di luar semua itu, saya mengapresiasi adanya acara ini. Ada tempat yang bisa dipergunakan untuk mengenalkan seni dan kreativitas pada anak sehingga tempat bermain anak tidak melulu mall. Yang belum ke sana, dateng aja. Sekedar tips, lebih baik parkir di luar TBY dan bawa barang bekas yang banyak untuk bermain di Ceria Wonderland



