Enam puluh tiga tahun yang lalu, kota Hiroshima dan Nagasaki (Jepang) dijatuhi bom atom oleh Amerika Serikat. Akibat dari peristiwa tersebut, Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada Agustus 1945. Kemudian, tepat pada 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya dengan diwakili oleh Soekarno. Peristiwa proklamasi tersebut kemudian diikuti dengan pertempuran-pertempuran lain di berbagai daerah di Indonesia dengan tujuan mengusir para penjajah dari bumi Indonesia.
» Read the rest of this entry «
Menjelang 10 November
November 9th, 2008 § 22 comments § permalink
Eksekusi Amrozi cs
November 9th, 2008 § 16 comments § permalink
Akhirnya Kejaksaan Agung telah melaksanakan hukuman eksekusi atas tiga terpidana mati Amrozi, Imam Samudra, dan Ali Ghufron. Mengenai waktu tepat pelaksanaan eksekusi masih simpang siur. Ada yang mengatakan pukul 00.00 9 November 2008 ini, ada juga yang mengatakan 23.30 8 November 2008. Yang jelas, saat ini jenazah sudah dimandikan dan kabarnya akan segera diberangkatkan ke tempat asal masing-masing.
Innalillahi wainna ilaihi rooji’uun
Obama yang Malang
November 9th, 2008 § 6 comments § permalink
Beberapa waktu lalu ditetapkan Barrack Obama sebagai presiden US ke 44 menggantikan George w. Bush, sekaligus sebagai presiden kulit hitam pertama di sana. Karena Obama sempat tinggal di Indonesia, dan punya ‘muslim connection‘ dengan nama tengah Hussein-nya, banyak orang Indonesia mengharapkan peristiwa ini terjadi.
[Beberapa sumber menyebutkan dia bukan presiden kulit hitam pertama, melainkan yang ketiga. CMIIW. Yang pasti benar adalah bahwa ia merupakan presiden berdarah Afrika-Amerika pertama.]
Susahnya Adil
November 9th, 2008 § 1 comment § permalink
Bagi saya, berbuat adil sangatlah sulit. Berusaha sekuat apapun, selalu muncul sisi subjektif dari dalam hati sehingga mengaburkan entitas keadilan itu.
Hal ini baru saja saya alami. Saya diharuskan mengoreksi tugas-tugas para mahasiswa. Saya dulu mengira pekerjaan mengoreksi tidaklah sulit. Tinggal baca, nilai, sudah. Selesai. Tapi sekarang, ternyata mengoreksi itu sangat susah, saudara-saudara.
» Read the rest of this entry «