Jaman dahulu kala, banyak pangeran dan hulubalang meninggalkan kerajaan Majapahit sesudah kerajaan tersebut memasuki masa surut, termasuk di antaranya adalah Ki Ageng Tunggul Wulung. Ki Ageng meninggalkan kerajaan tempatnya dulu bernaung dan melakukan perjalanan ke arah barat hingga tiba di dusun Beji (diro). Di sana (kini merupakan dusun Dukuhan), tepatnya di bawah pohon Timoho, Ki Ageng memohon petunjuk Yang Maha Kuasa. Akibat dari permohonan petunjuk itu, beliau termasuk istri dan ketujuh pengikutnya menghilang beserta raganya. Tempat menghilangnya Ki Ageng Tunggul Wulung tersebut kemudian atas saran seorang warga negara Belanda kepada Nyai Kriyoleksono supaya dibuatkan nisan seperti layaknya makam, dan dipahami masyarakat banyak sebagai tempat wingit (mempunyai daya magis) sehingga banyak yang berziarah di tempat tersebut.
Upacara Tunggul Wulung
September 2nd, 2008 § 35 comments § permalink
Keutamaan Ramadhan
September 2nd, 2008 § 11 comments § permalink
Marhaban ya Ramadhan
Alhamdulillah,,kita masih bisa dipertemukan dengan bulan Ramadhan.
Sedikit mencuplik dari apa yang seorang ustadz sampaikan beberapa waktu lalu, bulan Ramadhan memiliki banyak keutamaan, di antaranya: